Rabu, 21 Februari 2018

SALIH(AH) TAPI TAK BERDAYA GUNA

Berapa banyak diantara kita yang senang melakukan kebaikan?berapa banyak dari kita yang berusaha untuk menjadi salih(ah)?tapi,benarkah ingin menjadi sholeh atau malah hanya ingin terlihat salih?

Kamis, 01 Februari 2018

Belajar Mendengar

gue pengen sharing aja.ambil yang baik,tinggalin yg buruk. Entah kenapa gue sering banget  jadi tempat curhat temen-temen gue. Baik curhat tentang masalah keluarga,
pertemanan dan yang paling sering tentu saja tidak lain tidak bukan adalah masalah percintaan haha. Dari yang cuma kagum sama seseorang,yang lagi ngejalanin hubungan,yg abis putus dan segudang kisah unik lainnya pernah gue temuin.

Sejujurnya,gue juga gatau kenapa mereka mempercayai gue buat nyimpen kisah mereka dan bahkan ga sedikit dari mereka yang minta solusi dan nasihat. Sebagai muslim,
memberi nasihat merupakan salah satu hak kepada sesama muslim yang harus kita penuhi bukan?
dan agar tidak menjadi orang yang rugi,kita pun harus senantiasa saling menasihati dalam kebaikan. seperti yang terkandung dalam surat Al-Asr. Jadi sebenernya gue hanya berusaha memenuhi hak itu dan mencoba mengaplikasikan Al-Quran dalam kehidupan.

Menurut gue,menjadi pendengar itu penting. Jangan melulu inginnya di dengar. Hidup ini bukan hanya tentang diri,tapi juga tentang lingkungan yang terkadang selalu ingin dimengerti. Mendengarlah,
maka kalian akan belajar dari apa yang kalian dengar.

Mendengar sebenarnya bukan hal sulit. Kalau hanya sekedar mendengarkan,siapapun bisa melakukannya. Yang sulit itu kadang memahami apa yang kita dengar. Terlebih saat ada kawan yang cerita dengan topik yang dirasa kurang menarik dan cenderung bertele-tele. Aduhh jujur gue sendiri pun males dah kalo ketemu yang model begitu. Tapi gue tegasin lg ke diri gue bahwasannya pasti ada hikmah yang bisa diambil dan gue jadiin itu sebagai langkah untuk mendidik diri agar mau bersabar.

Satu lagi alasan kenapa kita harus jadi pendengar yg baik. Tujuannya agar kita lebih sedikit berbicara. Gue ngerasain sendiri ko,ketika memilih buat mendengarkan—dengan tulus—secara otomatis otak yang akan bekerja lebih keras mencari jawaban apa yang pantas diberi dan mulut hanya akan mengeluarkan apa yang di instruksi kan oleh otak.

Udah dah segitu aja. Kesimpulan dari penjelasan diatas adalah jadilah pendengar yang baik bagi siapapun. Dunia ini sudah sesak dengan mereka yang berebut untuk angkat bicara,tapi sedikit sekali yang memilih menjadi pendengar dan peneduh. Dengarkan saja,sekecil apapun cerita yang disampaikan oleh kawan kita. Lalu berikan respon terbaik dan sesuai dengan kondisi.Ucapkan dengan kalimat yang santun,yang berasal dari hati. Karena sesuatu yang berasal dari hati,akan sampai ke hati pula.

29 Januari 2018


© Andromeda Nida
Maira Gall