Rabu, 20 Desember 2017

SANG PENAKLUK AL-QUDS PART 2

           Mendengar kabar tersebut, Umar langsung berangkat dari Madinah menuju Jerusalem. Sang khalifah berangkat dengan hanya berkendara keledai dengan ditemani satu orang pengawal. Setibanya di Jerusalem, Umar disambut oleh Sophronius yang benar-benar merasa takjub dan kagum dengan sosok pemimpin muslim satu ini. Salah seorang yang paling berkuasa di muka bumi kala itu, hanya menyandang pakaian sederhana yang tidak jauh berbeda dengan pengawalnya.

Selasa, 19 Desember 2017

SANG PENAKLUK AL QUDS PART 1

Penaklukan Al Quds Pada Zaman Khalifah Umar Bin Khattab RA
masjid Al Aqsa pada masa khalifah Umar bin Khathab

Bermula dari sebuah perang yang diberi nama perang Ajnain,yaitu perangantara kaum muslimin yang saat itu dimpin oleh Abu Ubaidah bin Jarrah dibawah kekhalifahan Umar bin Khathab dengan pasukan Romawi yang dipimpin oleh panglima Arthabun.

Rabu, 13 Desember 2017

MENGAKU CINTA

by Hanifah Nida

Mengaku cinta...
Tapi sering aku lalai mengikuti sunnah mu
Makan minum berdiri juga menggunakan tangan kiri

Mengaku cinta...
Tapi seringkali aku enggan untuk tersenyum
,malas menyapa dan melukai hati sesama

Mengaku cinta...
Tapi seringkali ku dahulukan urusan dunia 
dan mengakhirkan sang pencipta

Mengaku cinta...
Tapi seringkali lisan ini lebih mudah menghakimi orang lain,
berkata kotor dan bermuka masam
Padahal engkau meminta kami untuk berkata baik atau diam

Mengaku cinta..
Tapi seringkali menuntut ilmu dengan sergap
Namun lupa untuk beradab
Menggguyoni para cendekia 
demi meluapkan tawa.

Aku mencintai mu,sungguh...
Serpihan doa selalu ku sisipkan
Semoga cintaku padamu bukan hanya di lisan,
Yaa Rasulullah...

Senin, 20 November 2017

WHEN SORRY SEEMS TO BE THE EASIEST WORD


خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan perbuatan baik, serta berpisahlah dari  orang-orang yang bodoh. [al-A’raf/7:19

Minggu, 01 Oktober 2017

The Other Side of PKI

Selamat malam senin. Yak,besok hari senin,hari dimana setiap orang kembali melakukan rutinitas yang tiada habisnya. Kali ini saya ingin sharing tentang yang masih anget-anget nih. Yap, apalagi kalau bukan tentang peristiwa yang terjadi 52 tahun silam,G 30S/PKI. Pada 30 September kemarin,film pengkhianatan G 30S/PKI yang disutradarai oleh bapak Arifin C. Noer diputarkan serentak di masing-masing daerah di Indonesia dan beberapa tempat menggelar nonton bersama atau nobar.

Apasih first impression kalian pas nonton film ini?

Kamis, 17 Agustus 2017

Hari Ini


ATAS KEMERDEKAAN

Sapardi Djoko Damono


kita berkata : jadilah

dan kemerdekaan pun jadilah bagai laut

Rabu, 19 Juli 2017

Kisah pemecatan Khalid Ibn Walid






Kepergian Khalid telah meninggalkan
kekosongan yang tak dapat diisi
dalam Islam
-Umar Ibn Khathab

Jumat, 30 Juni 2017

Rindu (lagi)

Assalamu’alaykum...

Huaaaaa ga berasa ramadhan sudah berlalu. Kenapa waktu berjalan begitu cepat? gue ngerasa belum optimal dalam memperjuangkan target ramadhan gue☹. Semoga kita semua ebih bersemangat untuk mencapai gelar muttaqin. Okelah gue mau share hal yang paaaaliiiingggg berkesan di ramadhan gue tahun ini hehe.

Seperti yang sempet gue singgung dalam tulisan gue sebelumnya, ramadhan ini gue ikut program dauroh/mukhoyyam Qur’an gitu. Yap! Kali ini berlokasi di daerah cihanjuang,Bandung.7 hari yang sangat singkat tapi juga sangat bermakna.

Kenapa gue bilang singkat tapi bermakna?

Senin, 12 Juni 2017

E D I S I - C U R H A T


Assalamu’alaykum

Gue lagi pengen cerita-cerita aja sih. Curhat deh lebih tepatnya. Alhamdulillah ukk udah kelar gue jadi lebih tenang menikmati ramadhan ini. Setiap ramadhan gue nemuin banyak orang yang berpulang ke pangkuan sang Khaliq. Hal yang paling gue takut kalo ramadhan ini menjadi ramadhan terakhir dalam hidup gue. Aduh serem kalo inget kata-kata itu.

Gue udah gasabar nih pengen ke tempat dauroh. Rindu bermesraan dengan Qur’an tanpa ada yang ganggu dan rindu ingin bertemu para keluarganya Allah,Although gue belum pernah ketemu mereka. Kali ini gue ambil di tempat yang berbeda dari dua tempat yang sempet gue ikutin sebelumnya.

Kali ini di Bandung dan for the first time gue bakal naek kereta Insya Allah dan gadianter sama orangtua. Tapi gue juga ga berangkat sendiri,ada 4 temen gue yang lain juga Insya Allah. Pengen nyoba something new aja sih haha soalnya dari kemarin kalo ikut dauroh selalu dianter jemput. Yap! It’s time to wake from your comfort zone!

Oya terus gue pengen cerita aja kalo sekarang nih dari tanggal 12-15 disekolah gue ada agenda tahunan yaitu pesantren kilat,sama lah ya kayak sekolah-sekolah lain pada umumnya. Hanya saja kali ini,gue dan temen-temen rohis nggak jadi panitia sepenuhnya. Gue bersyukur banget setidaknya beban tanggung jawab acara ini ga seratus persen dipikul oleh kami,ada pihak sekolah yang menopang plus alumni-alumni baik yang senior ataupun yang baru lulus.

Banyak yang beranggapan pesantren kilat itu ga penting. Gabut katanya. Gue pribadi juga tadinya sempet males buat masuk,tapi melihat guru-guru gue begitu bersemangat mempersiapkan segalanya demi kelangsungan acara ini,gue jadi malu sama diri sendiri. Seperti sebuah tamparan,kenapa harus lelah melakukan kebaikan?


Okelah gue jadi lebih bersemangat masuk sekolah demi kebaikan. Info sebelumnya,pengurus rohis ikut sebagai peserta. Tapi pas hari H karna keterbatasan alumni,jadilah kita diminta untuk ngisi materi. Hadehhh,bukannya gamau,masalahnya belum ada persiapan materi sama sekali. Ilmu kami masih sangat sedikit untuk menyampaikan tanpa persiapan. Terlebih jika yang harus kami sampaikan adalah materi yang belum pernah kami kaji.


Akhirnya berbekal mentoring kilat kurang lebih sekitar 15 menit oleh salah seorang alumni,jadilah kita masuk untuk membawakan materi. Ada dua materi yang setiap materi durasinya 1 jam 30 menit. Kebayangkan gimana maboknya ngejelasin materi yang persiapannya 15 menit dan pelaksanaannya 1 jam 30 menit.


Yaudah bismillah aja dah tuh haha. Sampai di kelas,udah disuguhin pemandangan gaenak aja. Banyak yang tidur,ada yang main hp dan ya sibuk sendiri dah pokoknya. Gue si udah ga kaget dan gue muter otak gimana caranya biar mereka menyimak materi yang gue sampaikan.


Sebagian kecil mendengarkan,sebagian besarnya lagi tidak. Yasudah,tugas kita hanya menyampaikan bukan?mau terima sukur,kalo engga ya yaudah. Udah ah gue rasa cukup. Makin sedih kalo diceritain lebih lanjut mah haha. Maaf ya kalo tulisan unfaedah haha

KEKUATANKU UNTUKMU BERSAMA KEMULIAANMU


sepeninggalnya Rasulullah saw,para sahabat Anshar berkumpul untuk membicarakan terkait siapa yang akan menggantikan beliau.

Ketika Abu Bakar dan Umar mendengar informasi tersebut,mereka bergegas menemui kaum Anshar.
"Kaum Anshar menyelisihi kita. Mereka sedang berkumpul di Saqifah bani Sa'idah,berikut Ali dan Zubair"

Perselisihan semakin merebak diantara mereka. Kemudian Abu Bakar mengucapkan kata-kata yang membuat Umar terkesima. Kata-kata itu persis seperti yang ingin Umar sampaikan,bahkan lebih indah.

"Apa yang kalian katakan adalah sebuah kebaikan. Perkara ini tidak ada yang ahli,kecuali orang itu dari suku Quraisy. Mereka adalah orang Arab paling moderat dari sisi keturunan dan tempat tinggal. Aku ridha apabila kalian memilig diantara dua orang ini —Abu Bakar mengambil tangan Umar dan abu Ubaidah—maka baiat lah mana yang kalian mau" papar Abu Bakar

Kegaduhan pun semakin tak bisa dihindarkan. Akhirnya Umar berkata dengan suaranya yang lantang menggelegar
 "Abu Bakar bentangkan tanganmu" 
"Kau yang seharusnya membentangkan tangan mu wahai Umar" jawab Abu Bakar
Umar pun membalas " Kamu lebih utama daripada aku"
Abu Bakar balik menjawab " Kamu lebih kuat daripada aku"
Kemudian Umar menjawab lagi
"Kekuatanku untukmu bersama kemuliaanmu"

Akhirnya Abu Bakar membentangkan tangannya,kemudian Umar segera membaiat nya. Kaum Anshar dan Muhajirin juga lantas membaiat Abu Bakar

Begitulah sikap tawadhu para sahabat,mereka jauh dari keinginan pribadi dan semata untuk kepentingan umat Islam.Mereka tak pernah merasa  lebih mulia dari yang lain

Jumat, 12 Mei 2017

antara dua kubu


Assalamu’alaykum warahmatullah ...

Lama sekali rasanya tak menghiasi laman ini hehe. Saat ini saya berniat untuk mengutarakan opini saya tentang itu tuh yang masih anget. Ini based on my own perspective ya,kalian boleh setuju boleh juga tidak. Maraknya kasus penistaan agama dan embel-embel nya,membuat saya semakin geram,terlebih banyak juga komentar-komentar sok netral. Lebih parahnya lagi,

Kamis, 23 Maret 2017

Your Word Show Who You Are




Assalamu’alaikum. Gimana kabar kalian sahabat fillah?semoga kalian dan keluarga selalu berada dalam lindungan Allah ya. Hari ini hari yang sangat melelahkan bagi gue dan beberapa teman seperjuangan gue karena kita tadi abis ….. eh bentar,bukan itu yang mau gue ceritain.

Jumat, 10 Maret 2017

Di Jalan Kebangkitan

Kebangkitan harus dibangun diatas pilar tarbiyah. Pertama kali bangsa ini harus dididik untuk memahami haknya secara utuh. Ia harus mempelajari berbagai sarana yang dipergunakan untuk memperoleh hak-haknya tersebut, dan dididik utnuk meyakininya.keyakinan ini harus terpatri kuat dalam dirinya. Atau dengan kata lain, bangsa ini harus belajar tentang

Senin, 20 Februari 2017

Potret 212

Selamat siang Jakarta. Selamat menikmati hari tanpa matahari.
Hari ini,sepertinya matahari takut tenggelam,makanya ia tidak muncul. Gulungan awan hitam menggantung di langit-langit Jakarta sejak dini hari tadi sampai menjelang siang.
 As always, saat hujan mulai turun berjam-jam lama nya, berbagai daerah di Jakarta dan sekitanya mulai ramai di singgahi air.

Rindu

Assalamu’alaikum …

Alhamdulillah kabar gue baik,siapa tau ada yang pengen tau kabar gue yekan haha. Yap! Akhirnya gue kembali nulis lagi setelah cukup lama menghilang dari peredaran. Sebenernya saat ini,di kepala gue, banyaaaaaaaak bangettt yang pengen gue certain ke kalian semua. Eh maksud gue,banyaaak banget momen-momen yang pengen gue abadikan lewat tulisan. Kenapa judul tulisan ini “Rindu”? karena gue sedang diserang rindu yang saangaat dahsyat,yang terkadang gue sendiri pun tak sanggup memikulnya. Yoi.


© Andromeda Nida
Maira Gall