Dari sekian banyak
medical drama, Radiation House menjadi salah satu drama yang berkesan buat
saya. Berawal dari liat poster dan judulnya, saya tertarik buat baca
sinopsisnya. Alasan lain juga karena tema yang diangkat sangat relevan dengan
jurusan yang saya ambil. Saya akan me review sedikit tentang serial Jdrama yang
mendapat rating cukup tinggi di tahun 2019 ini. Tapi sebelum itu, saya ingin
memberi tahu bahwa review ini akan sedikit mengandung spoiler haha:D
Kamis, 12 Desember 2019
LEADERSHIP AND QUALIFIED EDUCATION
Basically
everyone is a leader and every leader will account for his leadership. Like it
or not, every living person is actually involved in the leadership process. At
least, he must to lead himself to survive.
Mohamad
Natsir, a statesman, once said that in this world there was no school to be a
leader. Leaders are never born in class, leaders are born of life's challenges.
However, the leader must also be someone who has intelligence and faith.
Because leadership without intelligence will be weak and leadership without
faith is empty.
Selasa, 08 Oktober 2019
Siber Kreasi Netizen Fair 2019 : Jadi LO? ternyata begini rasanya..
Kita
semua pasti tahu, dibalik terselenggaranya sebuah event besar, ada ratusan
bahkan ribuan orang yang terlibat di dalamnya. Dari mulai konseptor yang
mungkin sampe ga tidur berhari-hari sampai para eksekutor yang terus mobile
sana-sini. Dan tentu saja acara yang sukses biasanya bisa diliat dari seberapa
banyak audience yang datang ke acara tersebut.
Sabtu, 28 September 2019
TARKIZUL QURAN
Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuuh...
Haii
fellas, how was your day?semoga hari-hari kalian selalu dilimpahkan keberkahan
ya. Rasanya udah cukup lama gue absen nulis di blog. Salah satu sebabnya adalah
gue lagi rajin nulis di tumblr hahaha. Tapi emang kebanyakan yang ditulis di
tumblr hanya remah-remah keresahan yang datang silih berganti aja sih. Oke kali
ini gue pengen mengabadikan sebuah pengalaman yang..... hm cukup berkesan
menurut gue. Btw, gue sudah niat untuk up pengalaman ini dari 1 bulan lalu.
Tapi ya qadarullah baru bisa sekarang. Semoga tidak basi ya! Haha
Jadi
di akhir bulan Agustus kemarin itu, gue mengikuti sebuah kegiatan yang....ga
jauh beda sama kegiatan yang pernah gue ikutin sebelumnya. Yap. Semacam
kegiatan dauroh Quran singkat gitu. Tapi ada bedanya. Kalo biasanya gue ikut
dauroh itu jadi peserta, nah kali ini gue diminta jadi
pembimbing/musyrifah/ustazah. Kalo biasanya gue yang setoran,kali ini gue jadi
yang nerima setoran hafalan hehe. Sejujurnya sih, belom pantes rasanya. Ilmu
masih dikit, hafalan masih belom komplit, muroja’ahnya juga sakit-sakit. Tapi
karena memang kurang sdm dan ya gue seneng aja kalo ada kegiatan semacam ini.
Karena gue juga tetep bisa menikmati berinteraksi sama quran dan bertemu dengan
para penghafal Quran.
Jadi
pesertanya itu siswa-siswi MAN 22
Jakarta. Salah satu MAN favorit di Jakarta Barat. Mungkin totalnya ada sekitar
300an siswa dengan 20 musyrif/musyrifah. Gue sangat mengapresiasi pihak sekolah
yang telah bersedia membuat kegiatan semacam ini dengan fasilitas yang
masyaAllah .. bisa dibilang cukup mewah. Tapi sayangnya terlalu singkat. Hanya
2 hari 1 malem. Kalo seminggu pasti lebih seru hehe.
Karena
mereka anak-anak SMA, ga beda jauh lah usianya sama gue hehe, jadi
Alhamdulillah asik-asik aja. Ada diantara mereka yang hafalannya sudah diatas
10 juz dan tak sedikit juga yang masih 1 atau 2 juz. Tapi semangat mereka luar
biasa. Tabarakallah..
Disana,
gue banyak merenung juga. Merenung tentang diri gue sendiri. Yang masih banyak
alpa nya. Masih ga konsisten muroja’ahnya. Melihat temen-temen dari MAN 22 itu,
gue jadi inget betapa dulu gue juga memiliki kemauan yang kuat untuk menjadi
penghafal Quran. Semangat yang membuncah dalam dada untuk bisa ikut dauroh dan
semacamnya. Kalo berkaca sama diri gue yang sekarang, malu rasanya. Dan saat
itu, gue harus juga memotivasi mereka tentang bagaimana berproses untuk menjadi
penjaga kalam-Nya. Sebuah proses yang panjang, yang jalannya dipenuhi rasa
lelah dan air mata...tapi juga dipenuhi nikmat yang luar biasa.
Pada
akhirnya selalu ada pelajaran dalam sebuah perjalanan. Dari dari perjalanan itu
gue belajar, ketika kita sudah memutuskan untuk berada di lintasan mimpi yang
kita pilih, ketika kita sudah berani memulai maka kita juga harus berani
menyelesaikan apa yang kita mulai. Membuat mimpi itu murah, tapi memimpikannya
yang mahal. Maka bergegaslah ! Selamat mendaki ke langit !
Kamis, 25 Juli 2019
Kdrama : Antara Ketulusan, Kepercayaan dan Kebohongan
![]() |
| Fated to Love You |
Haiii
haii. Lagi pengen review film nih. Eh bukan review sih, lebih tepatnya mau
berbagi apa yang gue pelajari dari apa yang gue tonton.Tapi bukan film sih,
Kdrama hahaha. Jadi ceritanya,sekarang ini gue masih dalam suasana liburan
panjang, saking panjangnya sampe lupa hari dan tanggal because everyday feel like Sunday wkwk.
Rabu, 17 Juli 2019
HAJI AGUS SALIM, THE GRAND OLD MAN
Kesederhanaan adalah parfum para pemimpin.
Kharisma mereka justru muncul lewat kesederhanaan ; in manner, in character, in
style, in all things, simplicity is the glory of leadership.
Perkenalkan, seorang tokoh besar, pahlawan
kemerdekaan Indonesia. Ikon kesederhanaan dalam berjuang : Haji Agus Salim
Sabtu, 15 Juni 2019
Visit Library with Acil
Dalam
seminggu ini sudah 3 kali berkunjung ke perpustakaan nasional yang terletak di
kawasan monas Jakarta pusat. Dua kali diantaranya sengaja mengajak acil. Dan yap,itu
pertama kali acil mengunjungi perpustakaan nasional. Sebenernya udah lama
pengen bawa acil main kesana,tapi I just scared if I bring him alone. Jadi mumpung sekarang ada
sepupu-sepupu yang lagi liburan dirumah,gue ajak mereka juga buat main kesana
bawa acil.
Minggu, 19 Mei 2019
#Tahfizh Weekend
Assalamualaykum warahmatullah
Haiiii gaisss,how was
your Ramadhan?udah mau masuk hari ke-15 nih,coba cek target yang sudah kalian buat
di awal Ramadhan,sudah banyak yang tercapai kah?semoga Ramadhan kali ini bisa
menjadi ajang untuk membentuk kebiasaan-kebiasaan baik ya.
Alhamdulillah Ramadhan kali
ini gue masih diberi kesempatan untuk ikut semacam dauroh Quran,meskipun durasi
dauroh ini lebih singkat dari yang biasanya gue ikutin. Tahfizh Weekend,seperti
namanya,dauroh ini diadakan hanya diakhir pekan. Dimulai sejak jumat malam
sampai ahad siang.
Salah satu hal yang
menyenangkan ketika ikut kegiatan semacam ini adalah menambah jaringan pertemanan.
Yap,disana gue kenalan sama temen-temen baru yang hebat MasyaAllah. Peserta mayoritas
adalah pekerja kantoran dan mahasiswa. Salut banget sama mereka yang kerjanya
luar biasa sibuk tapi tetep berusaha luangin waktu khusus untuk bisa intensif
bersama Al-Quran.
Nah kali ini gue pengen
berbagi sedikit motivasi tentang Quran dari kajian yang diselenggarakan oleh
Tahfizh Weekend. Ada 2 kajian dan InsyaAllah gue akan paparkan sedikit inti
dari materi yang berhasil gue rekam dengan catatan. Alasan gue mau sharing ini
sebagai self reminder buat gue pribadi dan juga temen-temen yang mungkin juga
ingin fokus terhadap Al Quran.
Senin, 06 Mei 2019
Tak siap kecewa
Kecewa merupakan sebuah
sikap yang biasanya muncul ketika
sesuatu yang kita harapkan tidak terjadi. Disadari atau tidak,sebenarnya kecewa
juga merupakan pilihan. Tentang sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan,kita bisa
memilih untuk bersikap lapang atau kecewa.
Senin, 29 April 2019
SYUKURI DENGAN IKHLAS ~ SABAR TANPA BATAS
Memiliki seorang adik
dengan down syndrome benar-benar sebuah anugerah sekaligus sebuah tes kehidupan
yang diberikan Allah. Segala puji bagi Allah yang telah menghadirkan ia dalam
hidupku. Kehadirannya membuat senyum kami merekah dan hidup kami dihujani
berkah.
Dulu aku sering
mengeluhkan,kenapa Allah titipkan adik seperti ini kepadaku?kenapa bukan
temanku si A atau si B saja,begitu pikirku. Katanya Allah tidak akan membebani
seseorang melebihi kesnggupannya. Tapi mengapa aku seringkali merasa tak
sanggup saat menjalaninya.?Apa aku orang yang tepat?
Rabu, 24 April 2019
KEMI : BUKAN NOVEL BIASA
Setelah sekian lama
menghilang dari dunia per-blog-an, saya kembali dan kali ini pengen bikin review
salah satu buku keren yang belom lama saya baca. Yap seperti cover
yang tertera diatas,buku yang akan saya review adalah salah satu buku karya Dr.
Adian Husaini dengan judul Kemi.
SINOPSIS
Secara garis besar,buku
trilogi Kemi ini menceritakan tentang dua orang santri yang memiliki kecerdasan
luar biasa. Mereka juga merupakan santri andalan di pondok pesantren yang dimpimin
oleh Kyai Rois. Dengan di iming-imingi beasiswa oleh salah satu alumni pondok
bernama Farsan,Kemi pergi ke Jakarta dengan alasan ingin mencicipi lingkungan
belajar baru diluar pesantren.
Langganan:
Postingan (Atom)












