Ketika bicara tentang sejarah dunia,tentu tak terlepas dari sejarah
kekhilafahan. Ketika berbicara tentang kehkhilafan,juga tak terlepas dari
sejarah gemilang yang pernah dicapai dua sultan Othmaniyyah. Dua sultan
tersebut adalah Sultan Suleyman Al-Qonuny dan Sultan Abdul Hamid II. Tapi kali
ini bahasan akan difokuskan ke masa kepemimpinan Sultan Abdul Hamid II.
Sekalian sebenarnya saya ingin review serial drama turki yang berjudul Payithat
Abdul Hamid II.
Sultan Abdul Hamid II naik tahta sekitar tahun 1876 M pada usia 34 tahun.
Beliau adalah seorang sultan yang berusaha untuk menerapkan kembali syariat
Islam yang kian hari kian lenyap di tengah masyarakat turki yang mulai
berkiblat pada barat. Bagi temen-temen yang mungkin belum memiliki minat untuk
membaca buku sejarah,mungkin film ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk
belajar memahami sejarah kebudayaan Islam. Visualisasi yang ada pada film
ini,setidaknya dapat memberikan kita gambaran tentang kehidupan masyarakat
dunia dibawah naungan khilafah Islam.
Film yang memiliki latar sejarah ini pun benar-benar membuat saya takjub
dengan strategi cemerlang yang dilakukan Sultan Abdul Hamid II sekaligus
menimbulkan rasa benci kepada para pengkhianat negara. Yang membuat saya takjub
sebenarnya bukan hanya siasat-siatat perang yang dibuat oleh sultan. Tapi juga
keteguhan iman serta "semangat Al-Fatih" yang beliau kobarkan
ditengah serangan barat yang bertubi-tubi. Belum lagi,banyak nya pengkhianat di
dalam istana yang membuat sultan tak leluasa mengambil keputusan. Menurut saya
bukan hal yang mudah untuk bertahan di lingkungan yang penuh dusta dan khianat.
Dan Sultan Abdul Hamid mampu bertahan tanpa terpengaruhi delama kurang lebih 33
tahun.
Film ini juga akan membuat siapa saja yang masih memiliki rasa tanggung
jawab agama dan negara dalam dadanya,merasa malu. Ya,malu karena tidak mampu
meneruskan perjuangan para pemimpin untuk menanggung beban umat. Maka agak
mengherankan rasanya,ketika ada seseorang yang religious malah dianggap ancaman
bagi bangsa. Lalu timbul tanya,bagaimana mungkin seorang yg religious menjadi
ancaman negara?sedangkan agama tersebut mengajarkan penganutnya untuk cinta dan
berkorban demi tanah air.
Dalam film ini kita bisa melihat bagaimana cerdik nya Sultan Abdul Hamid II
dalam melumpuhkan bahkan memutar serangan agar kembali kepada penyerangnya.
Awalnya musuh beliau hanyalah beberapa orang dari kalangan zionis dan kristen
yang ingin berkuasa. Sedangkan rakyat Othmaniyyah yang terdiri dari berbagai
suku bangsa dan agama—diantaranya islam,yahudi,kristen— hidup sejahtera dibawah
naungan daulah Othmaniyyah. Mereka hidup nyaman menjalankan agamanya
masing-masing selama 500 tahun lamanya khilafah berdiri. Bayangkan,kalau bukan
karena hukum Allah yang ditegakkan,umur sebuah pemerintahan akan sulit mencapai
500tahun.
Salah satu contoh peristiwa yang terjadi adalah ketika Musuh—yang terdiri
dari zionist,kristen,armenia,inggris dan pengkhianat—mencoba merancang strategi
untuk membunuh yahudi tak bersalah yang tinggal di tepi palestin,dan mengatas namakan
umat Islam yang membunuhnya. Mereka merencanakan itu agar negara-negara Eropa
memusuhi Daulah Othmaniyyah dan berujung memberi izin kepada zionist untuk
mendirikan negara di palestin. Tapi dengan izin Allah,melalui kecerdikan Sultan
dan para penyiasatnya,rencana itu gagal total. Bahkan penyiasat inggris yang
akan melakukan eksekusi itu ditangkap dan dihadapkan kepada Sultan.
![]() |
| Wajah asli Sultan Abdul Hamid II |
Pokoknya Sultan Abdul Hamid II bener-bener the last man standing banget
deh. Khalifah terakhir yang punya power untuk membuat barat tunduk kepada
Islam. Power yang membuat Zaharof,seorang pembuat senjata Eropa bertekuk lutut
ketika kapalnya akan dibakar oleh Sultan. Power yang juga membuat seorang
wanita yahudi ceras bernam Zara,rela memohon hidup kepada Sultan.
Ohiya satu lagi yang gaboleh terlupa dari film ini,adalah kesetiaan dan
ketangkasan beberapa mentri dan prajurit Sultan. Jalaluddin pasya, Kamaluddin
pasya, Tahsin pasya dan Umar adalah favorit saya dalam film ini. Semoga Allah
merahmati mereka semua atas jasanya untuk Islam.
Terakhir,saya sangat merekomendasikan film ini,khususnya buat pemuda Islam
yang masih memiliki rasa tanggung jawab atas agamanya. Fyi,khilafah dihapus
secara resmi pada 3 Maret 1924 dan digantikan oleh Turki sekuler. Tapi
sejatinya,khilafah sudah runtuh saat Sultan Abdul Hamid II turun tahta secara
paksa pada 1909. Semoga Allah menempatkan khalifah-khalifah akhir zaman serta
orang-sorang setia yang menyertainya bersama Rasulullah saw di surga-Nya yang
kekal. Aamiin yaa Rabbal alamin


Tidak ada komentar
Posting Komentar